Lompat ke isi utama

Berita

“Sosialisasi Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB)”.

Bawaslu Jombang mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang diselenggarakan Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung agenda “Sosialisasi Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB)”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Puslitbangdiklat dalam mendukung pelaksanaan tugas Bawaslu, khususnya dalam melakukan identifikasi dan pemetaan potensi kerawanan serta pelanggaran Pemilu. Sosialisasi juga menjadi bagian dari persiapan pengawasan kualitas data pemilih menuju Pemilu 2029.

kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai mekanisme pengujian lapangan secara saintifik terhadap kualitas Daftar Pemilih Berkelanjutan yang sedang dimutakhirkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Uji petik DPB diarahkan untuk mengukur tingkat kesesuaian data pemilih yang tercantum dalam DPB dengan kondisi faktual di lapangan. Pengujian tersebut sekaligus menjadi instrumen untuk menemukan berbagai potensi permasalahan dalam data pemilih.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain potensi pemilih ganda, akurasi elemen data pemilih, keterkinian data akibat perubahan status kependudukan, perpindahan domisili, data pemilih yang telah meninggal dunia, serta perubahan status seseorang sebagai pemilih.

Bagi Bawaslu, pelaksanaan uji petik diharapkan dapat menghasilkan bukti empiris yang dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun strategi dan rekomendasi pengawasan DPB secara lebih terukur dan berbasis data.

Pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual. Hal tersebut diperlukan sebagai salah satu upaya mempersiapkan kualitas daftar pemilih dalam menghadapi Pemilu 2029.